Sepenggal Cerita Masyarakat Sosial

Minggu, 23 Juli 2017

Negaraku Jadi Miskin Karena Sekelompok Orang

Ilustrasi
Dulu negaraku adalah salah satu dari sekian banyak negara yang kaya di dunia. Bahkan menjadi yang terbaik dari ratusan negara lainnya, rakyatnya makmur. Apapun yang kita inginkan semua tersedia dan bisa didapatkan dengan mudah. Makanan dari alam melimpah, bercocok tanam dimanapun juga tumbuh. Tidak ada yang namanya kemiskinan dan tak ada orang yang kelaparan ketika orang lain makan kenyang.

Pertanian subur, laut penuh dengan ikan dan kapanpun kita mau tinggal mengambil seperlunya dari laut. Sungai juga jernih, ikan yang hidup disungan juga cukup untuk sekadar dimakan sebagai lauk pauk sehari hari. Buah-buahan melimpah ruah, dimanapun kita bisa menemukannya bahkan diantara semak-semak tumbuh pohonyang berbuah lebat.

Masyarakatnya bersosial dan menjalin hubungan yang baik antara satu dengan yang lainnya. Tak ada rasa benci dan dendam diantara mereka, sikap saling tolong menolong juga tertanam kuat pada diri mereka. Ketika tetangga merasa susah, rumah disampingnya lah yang pertama kali menolong. Gotong royong juga selalu dilakukan, sikap kebersamaan ini yang membuat kerukunan warga semakin erat.

Namun beberapa tahun belakangan semua keadaan itu mulai berubah. Manusia semakin sulit menemukan sumber makanan di alam, sebab golongan tertentu telah serakah mengambil semua yang ada dialam. Mereka mengambil sebanyak-banyaknya demi mendapatkan apa yang dinamakan uang. Laut dan sungai kini juga tak jernih lagi, sebab sekelompok orang membuang sampah sembarangan dan mencemari sungai.

Ikan dilaut kini semakin sulit didapat, sebab sekelompok orang menangkap mereka dengan cara yang dilarang. Pengeboman, penangkapan ikan kecil dan ikan lainnya secara besar-besaran membuat  hasil tangkapan nelayan kecil semakin menurun. Otomatis penghasilan mereka yang cukup untuk hidup sehari-hari kini berkurang.

Udara kini mulai tak bersih lagi, untuk sekadar bernafas manusia merasa kesulitan dan sesak. Sebab sekelompok orang yang membangun pabrik telah mencemari lingkunangan dengan asap tebal dan limbah kimia. Masyarakat kini tidak bisa hidup dengan tengan, ada gejolak sosial yang terjadi diantara mereka.

Negara yang dulunya kaya dengan anggaran, juga kini menjadi miskin. Sebab sekelompok orang yang disebut-sebut seperti tikus telah menggerogoti keuangan negara. Mereka yang serakah menimbun harta rakyat untuk kepentingan pribadi. Untuk memperkaya diri, anak dan keturunannya. Bukan seperti itu caranya jika ingin menjadi kaya.

Mau sampai kapan negaraku seperti ini, aku rasa masyarakat butuh untuk dipersatukan kembali. Membangun kembali bangsa agar bisa hidup tenang seperti dulu, Sekelompok orang yang menghacnurkan negara lebih baik dimusnahkan dari muka bumi.